Abstrak RSS

GAMBARAN KARAKTERISTIK PENGGUNA ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM DI PELAYANAN KLINIK TERATAI PERSATUAN KELUARGA BERENCANA INDONESIA PROVINSI JAWA BARAT PERIODE 2009-2010

GAMBARAN KARAKTERISTIK PENGGUNA ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM DI PELAYANAN KLINIK TERATAI PERSATUAN KELUARGA BERENCANA INDONESIA PROVINSI JAWA BARAT PERIODE 2009-2010
ALMAHIRA AZ ZAHRA
Unpad
Indonesia
Unpad
,

Jumlah penduduk Indonesia tahun 2010 berada
pada posisi keempat jumlah penduduk terbesar di dunia. Banyaknya penduduk
menimbulkan beragam masalah seperti kemiskinan, pengangguran, hingga pencemaran
lingkungan sehingga jumlah penduduk perlu dikendalikan. Salah satunya melalui Program
Keluarga Berencana, yaitu penggunaan kontrasepsi. Metode Kontrasepsi Jangka
Panjang (MKJP) adalah metode dengan efektivitas tinggi dalam mengendalikan
kehamilan, seperti susuk dan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR). Meskipun
efektivitasnya tinggi, peminat masih rendah sehingga diperlukan program
penggalakan MKJP. Oleh karena itu, perlu dicari tahu karakteristik penggunanya
untuk memudahkan penentuan sasaran program.

            Penelitian ini dilakukan secara cross
sectional
dengan metode deskriptif untuk menggambarkan karakteristik
pengguna AKDR. Adapun populasi penelitian adalah rekam medis di Klinik Teratai
PKBI untuk pengguna AKDR periode 1 Januari 2009 sampai 31 Desember 2010

Dari hasil penelitian terdapat 5
karakteristik yaitu usia, paritas, pendidikan, pekerjaan akseptor, dan
pekerjaan suami. Data terbanyak berdasarkan masing-masing karakteristik yaitu
usia pada rentang 35 – 39 tahun (23,93%), paritas pada angka 2 (38,29%),
pendidikan pada tingkat SMA/SMK (42,02%), akseptor tidak bekerja (70,75%), dan
pekerjaan suami pada kelompok pekerja swasta (45,74%). Sedangkan untuk tabel
silang, distribusi terbanyak berada pada rentang usia 30-34 tahun dengan
paritas 2, tingkat pendidikan SMA/SMK dengan paritas 2, akseptor tidak bekerja
dengan paritas 2, suami sebagai pekerja swasta dengan paritas 2.

            Kesimpulan yang dapat diambil dari
penelitian ini adalah akseptor AKDR di klinik Teratai PKBI Jawa Barat
terdistribusi sesuai karakteristik  usia,
paritas, tingkat pendidikan, dan pekerjaan.

Indonesia’s
population in 2010 is the fourth largest in the world. Because the large
population arise many problems such as poverty, unemployment, and environmental
pollution, population rate should be controlled. Long-term contraceptive
methods (implants and Intra Uterine Device or IUD) is a family planning method
with high effectiveness in controlling pregnancy. Despite of its effectiveness,
users still low, so they need promotion programs. Therefore, it is necessary to
find out the users characteristics to facilitate goal-setting programs.

Cross
sectional with descriptive method used to describe IUD users characteristics.
Study populations were drawn form medical record in Klinik Teratai PKBI on
January 1, 2009 until December 31, 2010 periode.

Age,
parity, education, users job, and husband job are the characteristics. The
highest prevalence are 35-39 years (23.93%) for age, parity 2 (38.29%),
education at the level of SMA/SMK (42.02%), no job users (70.75%), and husband
job as private sector workers (45.74%). Based on cross table characteristics,
most distribution were 30-34 years with parity 2, education level at SMA/SMK
with a parity 2, no job users with parity 2, the husband as a private worker
with parity 2.

The
conclusion can be drawn is the IUD users in Klinik Teratai PKBI characteristics
are distributed by age, parity, level of education, and job.

Download: File Cover , File Abstrak ,