Abstrak RSS

UJI KLINIK FASE II TABLET EKSTRAK BIJI PALA (Myristica fragrans Houtt.) TERHADAP METABOLISME KARBOHIDRAT PADA SUBYEK DIABETES MELITUS TIPE 2

UJI KLINIK FASE II TABLET EKSTRAK BIJI PALA (Myristica fragrans Houtt.) TERHADAP METABOLISME KARBOHIDRAT PADA SUBYEK DIABETES MELITUS TIPE 2
YOSEF LANGLANG W
Unpad
Indonesia
Unpad
, , , , ,

Ekstrak biji pala (Myristica fragrans Houtt.) dengan dosis 26,6 mg/kg berat badan tikus telah teruji aktivitas dan keamanannya dalam uji praklinik sebagai antihiperglikemik. Hasil uji klinik fase I menunjukan bahwa penggunaan tablet ekstrak biji pala pada dosis 300 mg/70kg berat badan manusia dapat ditoleransi pada relawan sehat. Berdasarkan penelitian terdahulu, tablet ekstrak biji pala mengandung senyawa aktif dehido-di-isoeugenol yang bekerja sebagai agonis ganda PPARα/γ, sehingga berperan sebagai aktivator insulline-responsive genes, yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin dengan memperbaiki metabolisme glukosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya aktivitas antidiabetes tablet ekstrak biji pala bebas miristisin dan safrol pada subyek diabetes mellitus tipe 2. Pengujian dilakukan terhadap 8 subyek penderita diabetes mellitus tipe 2. Subyek uji diberi perlakuan obat antidiabetes oral yang biasa digunakan, dikombinasikan dengan tablet ekstrak biji pala dosis 300 mg/hari selama 4 minggu. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi penurunan konsentrasi glukosa puasa sebanyak 10,823% dengan tingkat keberhasilan terapi sebesar 62,5%, dan penurunan konsentrasi glukosa 2 jam postprandial sebanyak 5,596% dengan tingkat keberhasilan terapi sebesar 75%, walaupun penurunan yang terjadi secara statistik dengan menggunakan taraf kepercayaan α = 0,05 tidak menunjukan perbedaan signifikan, dikarenakan adanya variasi individu dalam merespon aktivitasnya.

Extract of nutmeg (Myristica fragrans Houtt.) at a dose of 26.6 mg/kg body weight of rats was tested the activity and safety in preclinical trials as antihiperglikemik. The results of phase I clinical trials showed that the use of nutmeg seed extract tablets at doses of 300 mg/70kg human body weight can be tolerated in healthy volunteers. Based on previous research, nutmeg seed extract tablets contain the active compound dehydro-di-isoeugenol who works as an agonist dual PPARα/γ, so it acts as an activator insulline-responsive genes, which can improve insulin sensitivity by improving glucose metabolism. This study to determine the antidiabetic activity of nutmeg seed extract tablet free myristicin and safrole in subjects with type 2 diabetes mellitus. Tests carried out on eight subjects with diabetes mellitus type 2. Test subjects were given oral antidiabetic drug treatments commonly used, combined with the nutmeg seed extract tablet dose of 300 mg/day for 4 weeks. The results showed that a decrease in fasting glucose concentration as much as 10.823% with a therapeutic success rate of 62.5%, and decreased 2-hour postprandial glucose concentrations as much as 5.596% with a treatment success rate by 75%, although the decline is statistically using a confidence level α = 0.05 showed no significant differences, due to individual variation in response to activity.


Keywords: Clinical trials, Myristica fragrans Houtt., Antidiabetic, fasting glucose, postprandial glucose, carbohydrate metabolism

Download: File Cover , File Abstrak ,