Abstrak RSS

Evaluasi Pelaksanaan Community Development Di Pt. Newmont Nusa Tenggara (Studi Kasus Di Desa Sekongkang Bawah, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat)

Evaluasi Pelaksanaan Community Development Di Pt. Newmont Nusa Tenggara (Studi Kasus Di Desa Sekongkang Bawah, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat)
widiawati
Unpad
Indonesia
Unpad
,

Eksploitasi sumber daya mineral harus mampu meningkatkan kemampuan masyarakat agar dapat melanjutkan pembangunan setelah sumber daya mineral habis dieksploitasi. Pelaksanaan community development merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat sehingga nantinya bisa mandiri, termasuk yang telah dilaksanakan oleh PT. Newmont Nusa Tenggara di Desa Sekongkang Bawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan community development ditinjau dari aspek relevansi, efektivitas, efisiensi, dampak sehingga dapat diketahui faktor-faktor yang mendorong dan menghambat pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah metode gabungan kualititatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen panduan wawancara, kuesioner, observasi lapangan dan studi kepustakaan. Pendekatan kuantitatif dengan menggunakan kuesioner untuk mengetahui data ekonomi, demografi dan pelaksanaan program community development ditinjau dari aspek relevansi, efisiensi, efektifitas, dampak dan keberlanjutan. Pendekatan kualitatif untuk memperoleh informasi tentang gambaran pelaksanaan community development secara menyeluruh dari kelima aspek tersebut dan faktor-faktor yang mendorong dan menghambat pelaksanaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan community development PT. Newmont Nusa Tenggara di Desa Sekongkang Bawah sudah relevan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat setempat. Pilihan untuk melaksanakan kegiatan dalam bidang pendidikan, kesehatan, usaha ekonomi, pertanian dan pariwisata serta sosial budaya dan agama termasuk infrastruktur didalamnya sangatlah sesuai dengan keadaan masyarakat yang saat itu masih terpencil dengan kondisi sarana prasarana yang minim. Besarnya manfaat yang diterima dengan keberhasilan pencapaian tujuan menunjukkan bahwa pelaksanaan telah dilakukan secara efektif dan efisien. Partisipasi masyarakat yang belum dilakukan secara menyeluruh, hanya sebatas identifikasi masalah dan kebutuhan masyarakat, membuat rasa memiliki yang rendah dikalangan masyarakat sehingga berpengaruh terhadap pengelolaan dan pemeliharaan sehingga belum menjamin dampak keberlanjutan dari program.

Mineral resources explotaion should be able to improve community ability to keep develop theirselves post-exploitation. Community development should be considered as a tool to build community independency, which has been conducted by PT Newmont Nusa Tenggara at Sekongkang Bawah village. The goal of this research is to study relevance, effectiveness, efficiency and impact of community development so that supporting and obstacles of community development can be determined. This research utilized both qualitative and quantitative approach. Data collection conducted based on interview guidance, questioners, field observations, and literatures study. Quantitave approach is conducted by deploying questioners to collect economy, demographic and community development programs data that reviewed from relevance, effectiveness, efficiency, impact and sustainability of community development. While qualitative approached is used to collect information that related to comprehensive implementation of community development programs viewed from five aspects that mentioned earlier and determine the supporting and obstacles factors. The result indicates that implementation of community development conducted by PT Newmont Nusa Tenggara is in-line with expectation and community condition. The programs that mainly adressed on, nicluding infrastructures, education, health, economic activities, agriculture, tourism, social-culture, and religion is accomodated with community condition which considered as remote with very limited infrastructures. The communtiy development has resulted much benefits, which is an indicator that the programs has been implemented efficiently and effectively. The lack of community participation, which only limited identification of community needs, is one shortfall from the implementation. This drives to the lack of community sense of belonging which at the end of the day affecting on will of community to manage and maintain what has been resulted during the community development implementation.

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan menghubungi http://cisral.unpad.ac.id