Abstrak RSS

Implementasi Kebijakan Pembangunan Sanitasi Masyarakat Di Desa Sukawening Kabupaten Suumedang

Implementasi Kebijakan Pembangunan Sanitasi Masyarakat Di Desa Sukawening Kabupaten Suumedang
DIAN HERDIANA
Unpad
Indonesia
Unpad
, , ,

Penelitian ini mengkaji best practice pelaksanaan kebijakan pembangunan sanitasi masyarakat di Desa Sukawening Kabupaten Sumedang, latar belakang penelitian yaitu di satu sisi masih banyak desa di Kabupaten Sumedang yang memiliki masalah dengan sanitasi yang buruk, di sisi yang lain Desa Sukawening yang dahulunya memiliki sarana sanitasi yang buruk kini telah berhasil melaksanakan kebijakan pembangunan sanitasi dan memperoleh berbagai penghargaan bidang sanitasi.

Atas dasar permasalahan di atas, maksud dari penelitian ini adalah untuk mengkaji implementasi kebijakan pembangunan sanitasi di Desa Sukawening dengan mengungkap faktor-faktor apa saja yang menjadi kunci keberhasilan implementasi kebijakan pembangunan sanitasi tersebut.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriftif. Instrumen utamanya adalah peneliti sendiri yang mengumpulkan, mengelola, menganalisis, menginterpretasikan dan memverifikasi setiap data dan informasi yang diperoleh dari penelitian. Sumber data yang dipergunakan adalah bersumber dari data primer dan data sekunder, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi.

Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang menjadi kunci keberhasilan implementasi kebijakan pembangunan sanitasi di Desa Sukawening terletak pada masyarakat, faktor tersebut meliputi adanya persamaan pengalaman (field of experience) dan persamaan kerangka referensi (frame of reference) masyarakat mengenai masalah sanitasi, tingginya tingkat kepatuhan dan konsistensi masyarakat dalam implementasi kebijakan pembangunan sanitasi masyarakat, serta didukung oleh modal (capital) yang baik yang terdiri dari modal sosial (sosial capital), modal fisik (physical capital), modal manusia (human capital) dan modal alam (natural capital). Faktor-faktor tersebut berkontribusi terhadap keberhasilan pelaksanaan kebijakan pembangunan sanitasi, sehingga pada akhirnya desa Sukawening berhasil melaksanakan kebijakan pembangunan sanitasi dan menjadi desa percontohan pembangunan sanitasi berbasis masyarakat yaitu sebagai laboratorium STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat).