Abstrak RSS

Trend Kualitas Air Di Waduk Cirata

Trend Kualitas Air Di Waduk Cirata
Zahidah
Universitas Padjadjaran, Prosiding Diskusi Meja Bundar Optimalisasi Pemanfaatan Dan Pelestarian Waduk Kaskade Sungai Citarum, SEAMEO-BIOTROP, ISSN 0125-975X, Bogor 4 Februari 2010
Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris
Universitas Padjadjaran, Prosiding Diskusi Meja Bundar Optimalisasi Pemanfaatan Dan Pelestarian Waduk Kaskade Sungai Citarum, SEAMEO-BIOTROP, ISSN 0125-975X, Bogor 4 Februari 2010
,

Waduk Cirata merupakan sebuah waduk dari rangkaian waduk serial yang terletak di Sungai Citarum. Waduk ini terletak antara Waduk Saguling di bagian hulu dan Waduk Juanda yang berada di bagian hilirnya. Waduk Cirata sendiri harus menjadi perhatian yang lebih baik, setelah Waduk Saguling menjadi waduk yang bersifat pollutants trap dan nutrient trap. Konsekuensinya sebagai waduk kedua setelah Waduk Saguling, Waduk Cirata akan menerima pasokan berbagai polutan atau hara yang berasal dari Waduk Saguling. beserta anak-anak sungai Citarum yang bermuara di Waduk Cirata. Selain beban masukan tersebut, Waduk Cirata memperoleh masukan bahan organik dari kegiatan KJA yang terdapat di dalam badan air bersangkutan. Beban masukan tersebut memiliki potensi meningkatkan kesuburan (meningkatkan laju eutrofikasi). Peningkatan kesuburan biasanya diawali dengan berubahnya kualitas fisik, dan kimiawi perairan yang seringkali diikuti dengan berbagai perubahan yang cenderung bersifat merugikan bagi pengguna-pengguna waduk, terutama bagi sektor perikanan yang menghendaki kualitas air yang baik bagi tumbuhnya organisme yang dipelihara. Oleh karena itu sangat dibutuhkan penelitian mengenai dinamika kualitas ekosistem Waduk Cirata , sehingga jika terjadi perubahan kualitas air yang diduga dapat merugikan pengguna waduk dapat diantisipasi melalui kebijakan yang diperlukan. Tabel 1 memperlihatkan trend beberapa parameter kualitas air kurun waktu 1993 sampai dengan 2002

Download: .Full Papers