Abstrak RSS

Kadar Protein dan Lemak Hati Broiler Pasca Transportasi yang Diberi Probiotik Selama Pemeliharaan

Kadar Protein dan Lemak Hati Broiler Pasca Transportasi yang Diberi Probiotik Selama Pemeliharaan
Choirul Badriah
Unpad
Indonesia
Unpad
, , , ,

Transportasi merupakan kegiatan penting dalam industri peternakan, namun respon tubuh selama transportasi dapat mengganggu proses metabolisme, sehingga berdampak terhadap kadar protein dan lemak hati. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik selama pemeliharaan dan kombinasi starter probiotik yang berpengaruh optimal terhadap peningkatan kadar protein dan penurunan kadar lemak hati broiler pasca transportasi. Penelitian menggunakan 20 sampel hati yang diambil dari hasil penelitian Balia, dkk. (2017) dengan judul “Pemanfaatan Biodiversitas Mikroorganisme dalam Produksi Pangan, Biopakan dan by Product” menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan (P0= tanpa pemberian probiotik, P1= probiotik Lactobacillus plantarum + Lactobacillus acidophilus, P2= probiotik Lactobacillus plantarum + Trichosporon beigelii, P3= probiotik Cryptococcus humicolus + Lactobacillus acidophilus, P4= probiotik Cryptococcus humicolus + Trichosporon beigelii) dan 4 ulangan. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap peningkatan kadar protein hati (P0= 14,65%; P1= 19,24%; P2= 17,66%; P3= 19,27% dan P4= 17,85%), namun berbeda nyata (P<0,05) terhadap penurunan kadar lemak hati broiler pasca transportasi (P0= 3,54%; P1= 2,36%; P2= 2,92%; P3= 1,95% dan P4= 3,39%). Kesimpulan pemberian kombinasi starter probiotik selama pemeliharaan tidak berpengaruh terhadap peningkatan kadar protein, namun berpengaruh terhadap penurunan kadar lemak hati broiler pasca transportasi.