Abstrak RSS

PENGARUH TINGKAT LITERASI KEUANGAN TERHADAP PRAKTIK MANAJEMEN KEUANGAN PADA PELAKU USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH

PENGARUH TINGKAT LITERASI KEUANGAN TERHADAP PRAKTIK MANAJEMEN KEUANGAN PADA PELAKU USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH
SEKAR AYU KARTIKA SA
Unpad
Indonesia
Unpad
, ,

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh dari tingkat literasi keuangan terhadap praktik manajemen keuangan pada pelaku UMKM dengan didasarkan pada kerangka kerja literasi keuangan yang terdiri dari 4 variabel, yaitu pengetahuan keuangan, perilaku keuangan, sikap keuangan, dan pelatihan keuangan sebagai variabel independen (Firli, 2017). Indikator praktik manajemen keuangan dalam penelitian ini terdiri dari tujuh indikator, yaitu pengelolaan kas, pengelolaan piutang, pengelolaan persediaan, pengelolaan investasi, pengelolaan pembiayaan, sistem informasi akuntansi, serta pelaporan dan analisis keuangan (Jennifer & Dennis, 2015).

Sampel dalam penelitian ini berjumlah 131 pelaku UMKM yang melakukan usaha di Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik sampling incidental. Pengolahan data penelitian menggunakan analisis jalur dengan tingkat signifikansi 5%.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan dan praktik manajemen keuangan pelaku UMKM masih berada di tingkat sufficient literate dan less literate. Skor tanggapan responden untuk pengetahuan keuangan (71,35%), perilaku keuangan (61,77%), dan sikap keuangan (74,50%) berada di tingkat sufficient literate. Sedangkan untuk pelatihan keuangan (59,62%) dan praktik manajemen keuangan (57,60%) berada di tingkat less literate. Empat variabel literasi keuangan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap praktik manajemen keuangan. Penelitian ini memiliki R-square sebesar 57,2%. Namun secara parsial, sikap keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap praktik manajemen keuangan pelaku UMKM.