Abstrak RSS

Pengaruh Penggunaan Protein Terproteksi, Probiotik dan Premiks Mineral dalam Ransum Komplit terhadap Kecernaan Selulosa, Hemiselulosa dan Lignin pada Domba Ekor Gemuk Betina

Pengaruh Penggunaan Protein Terproteksi, Probiotik dan Premiks Mineral dalam Ransum Komplit terhadap Kecernaan Selulosa, Hemiselulosa dan Lignin pada Domba Ekor Gemuk Betina
ABDUL ZAINAL M
Unpad
Indonesia
Unpad
, , , , , ,

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kombinasi penggunaan protein terproteksi, probiotik dan premiks mineral dalam ransum komplit yang menghasilkan kecernaan selulosa, hemiselulosa dan lignin pada Domba Ekor Gemuk betina. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan lima perlakuan. Perlakuan berupa ransum dengan perbedaan kombinasi protein terproteksi, probiotik dan premiks mineral yaitu R0 (hay + konsentrat standar), R1 (hay + konsentrat standar mengandung bungkil kedelai terproteksi), R2 (hay + konsentrat standar mengandung bungkil kedelai terproteksi + premiks), R3 (silase + konsentrat standar mengandung bungkil kedelai terproteksi), dan R4 (silase + konsentrat standar mengandung bungkil kedelai terproteksi + premiks). Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali. Parameter yang diamati adalah kecernaan selulosa, hemiselulosa dan lignin. Data yang diperoleh diolah untuk mengetahui perbedaan pengaruh antar perlakuan dengan dilakukan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap kecernaan selulosa dan lignin, sedangkan memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap kecernaan hemiselulosa. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kombinasi penggunaan protein terproteksi, probiotik dan premiks mineral menghasilkan nilai kecernaan selulosa berkisar antara 49,42% – 58,20%, nilai kecernaan hemiselulosa berkisar antara 42,76% – 66,16% dan nilai kecernaan lignin berkisar antara 30,28% – 37,77%.