Abstrak RSS

PRAKTIK KOMODIFIKASI BERITA PERCERAIAN AHOK DAN VERONICA TAN DI TRIBUNNEWS.COM

PRAKTIK KOMODIFIKASI BERITA PERCERAIAN AHOK DAN VERONICA TAN DI TRIBUNNEWS.COM
Laroyba Unsa Soraya
Unpad
Indonesia
Unpad
, , , ,

Laroyba Unsa Soraya, 210110140072, 2018. Skripsi ini berjudul Praktik Komodifikasi Berita Perceraian Ahok dan Veronica Tan di Tribunnews.com. Pembimbing utama Dr. Hj. Nuryah Asri Sjafirah, S.Sos.,M.Si. dan pembing pendamping Pandan Yudhapramesti, S.Sos.,M.T. Program Studi Jurnalistik, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran, Jatinangor.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik komodifikasi yang tercermin melalui kecenderungan pemilihan sudut pandang serta perspektif berita, bagaimana komodifikasi konten, komodifikasi khalayak, serta komodifikasi pekerja dilakukan, serta pelaksanaan etika jurnalisme pada komodifikasi berita perceraian Ahok dan Veronica Tan di Tribunnews.com. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus intrinsik Robert E. Stake.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan sudut pandang berita perceraian Ahok dan Veronica Tan berasal dari pengacara Ahok. Sedangkan dari segi perspektif, mayoritas berita mengangkat dari sisi pribadi sumber berita. Dalam proses produksi berita perceraian Ahok dan Veronica Tan, komodifikasi dilakukan dengan menjalankan rutinitas media Tribunnews, yaitu mengeksploitasi isu. Eksploitasi isu perceraian Ahok dan Veronica Tan dilakukan oleh Tribunnews tanpa rasa bersalah untuk mengambil keuntungan dari Ahok sebagai seorang public figure dan news maker.
Simpulan penelitian ini adalah Tribunnews.com sangat dipengaruhi oleh rutinitas media serta tujuan organisasi medianya pada proses produksi berita perceraian Ahok dan Veronica Tan. Dalam mengkomodifikasi berita perceraian Ahok dan Veronica Tan, Tribunnews melakukan eksploitasi isu serta pekerjanya semaksimal mungkin demi meraih keuntungan. Kepentingan ekonomi akhirnya membuat Tribunnews.com menciptakan berita yang tidak proporsional dan melanggar etika jurnalisme.
Saran peneliti untuk Tribunnews adalah untuk lebih mementingkan kepentingan publik daripada kepentingan ekonomi media. Tribunnews.com bisa mencari keuntungan melalui model bisnis lain yang tidak mengharuskannya mengeksploitasi konten. Selain itu, Tribunnews perlu meningkatkan pengetahuan serta penerapan etika jurnalisme untuk menciptakan konten yang memenuhi standar etika jurnalistik dan jurnalis yang berintegritas.

Download: File Abstrak ,