Abstrak RSS

Strategi Public Relations Direktorat P2Humas Direktorat Jenderal Pajak Dalam Program Tax Amnesty

Strategi Public Relations Direktorat P2Humas Direktorat Jenderal Pajak Dalam Program Tax Amnesty
RATNA ADHILLAH
Unpad
Indonesia
Unpad
, , , ,

Ratna Adhillah, 210110110270, Program Studi Hubungan Masyarakat, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran,. Penelitian yang berjudul “Strategi Public Relations Direktorat P2Humas Direktorat Jenderal Pajak dalam Program Tax Amnesty”. Penelitian ini di bawah bimbingan Dr. Suwandi Sumartias, M.Si, dan sebagai pembimbing pendamping Anwar Sani, S.Sos., M.I.Kom.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisa riset formatif, menetapkan dan memformulasikan strategi, pemilihan dan pengimplementasian taktik dan evaluasi yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak dalam Program Tax Amnesty. Penelitian ini diajukan sebagai salah satu persyaratan untuk menempuh ujian sarjana Program S1 Program Studi Hubungan Masyarakat, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis data kualitatif. Landasan konsep yang digunakan adalah Strategy Planning for Public Relations oleh Ronal D. Smith. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumen.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam menjalankan strategi public relations dalam program Tax Amnesty ini sudah cukup efektif. Dalam fase riset formatif tahap analisis situasi, Direktorat Jenderal Pajak melihat kesempatan ketika merasa masih banyak Wajib Pajak nakal yang tidak melaporkan hartanya dengan benar sekaligus tidak melakukan kewajiban perpajakannya. Sehingga dihadirkankanlah program Tax Amnesty. Dalam fase strategi, program yang dibuat oleh Direktorat Jenderal Pajak disesuaikan dengan visi misi organisasi tidak terkecuali program Tax Amnesty. Fase taktik Direktorat Jenderal Pajak memilih taktik komunikasi seperti tatap muka, dan juga beberapa alat media atau periklanan untuk promosi programnya. Fase evaluasi dilakukan melalui survei efektivitas kehumasan kepada Wajib Pajak berupa kuisioner dimana di dalamnya terdepat daftar pertanyaan terkait tingkat awareness, acceptance, dan Action Wajib Pajak.
Penelitian ini memperlihatkan beberapa tahapan Direktorat Jenderal Pajak dalam melakukan strategi public relations-nya tidak sesuai dengan konsep yang dikemukakan oleh Smith, namun beberapa tahapan sudah ada yang sesuai dengan konsep dan diharapkan dalam pengimplementasiannya bisa memperlihatkan keberhasilannya.
Saran yang ingin disampaikan peneliti kepada Direktorat Jenderal Pajak adalah sebaiknya Direktorat Jenderal Pajak lebih memperhatikan hambatan yang ada di sekeliling, dan juga lebih meningkatkan kegiatan yang melibatkan audiens yaitu khususnya Wajib Pajak karena akan lebih efektif dalam meningkatkan awareness publiknya.

Download: File Abstrak ,