Abstrak RSS

Program Learning Day Sebagai Upaya Memberdayakan Masyarakat Lokal Jatinangor

Program Learning Day Sebagai Upaya Memberdayakan Masyarakat Lokal Jatinangor
FARAH ANDAYANI
Unpad
Indonesia
Unpad
, , ,

Implementasi Pemberdayaan Masyarakat Lokal Jatinangor Melalui Social Entrepreneurship Dalam Program Learning Day Oleh The Local Enablers. Pembimbing I Dr. Susie Perbawasari, M.Si. dan Pembimbing II FX Ari Agung Prastowo, S.Sos, M.I.kom. Program Studi Hubungan Masyarakat Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (2014).
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui latar belakang dan implementasi program Learning Day sebagai Pemberdayaan Masyarakat lokal Jatinangor oleh The Local Enablers (TLE), serta pembahaman pihak TLE, baik pengurus TLE dan Agen Pemberdaya TLE dalam memaknai pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka.
Hasil penelitian ini menunjukan latar belakang dari adanya program Learning Day sebagai pemberdayaan masyarakat adalah adanya social gap dan perspektif negatif di antara masyarakat lokal Jatinangor dengan pendatang yang menetap di Jatinangor. Pemahaman yang dimiliki oleh pengurus dan agen pemberdaya TLE adalah program Learning Day sebagai bentuk kepedulian pendatang dalam mampu meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat lokal. Implementasi program meplalui tahapan pemberdayaan masyarakat melalui Mardikanto dan Soebiato (2017) yaitu seleksi lokasi; sosialisasi; proses pemberdayaan masyarakat yang terdiri atas kajian wilayah, pengembangan kelompok, perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, serta mentoring dan evaluasi; kemudian pemandirian masyarakat.
Saran dalam penelitian ini adalah masyarakat, Saran dari penelitian ini dalam menyelenggarakan community empowerment adalah Menurut peneliti, ada baiknya TLE bekerjasama dengan instansi pemerintahan seperti kecamatan agar proses pemberdayaan dapat diarahkan kepada permasalahan lainnya yang ada di Jatinangor, Pemberdayaan oleh TLE seharusnya mbuat koperasi bersama yang memajang hasil prodak olahan masyarakat Jatinangor di dalam satu tempat, serta Dalam hal evaluasi, sebaiknya ditetapkan indikator-indikator kuantitatif dalam pemberdayaan masyarakat sehingga memacu semangat Agen Pemberdaya untuk terus bergerak memajukan masyarakat lokal.

Download: