Abstrak RSS

KAJIAN KARAKTERISTIK BEKATUL MUDA TERSTABILISASI BERBAHAN GABAH MEDIUM DOUGH STAGE JENIS PADI CIHERANG

KAJIAN KARAKTERISTIK BEKATUL MUDA TERSTABILISASI BERBAHAN GABAH MEDIUM DOUGH STAGE JENIS PADI CIHERANG
SHINTA ARIO KUSUMA D
Unpad
Indonesia
Unpad
, ,

Tanaman padi Medium Dough Stage (MDS) yang dipanen pada usia 90-97 HST merupakan salah satu alternatif untuk pencegahan gagal panen yang dapat dilakukan oleh petani. Dalam proses penanganan pasca panen dan pengolahan padi medium dough stage terdapat hasil samping berupa bekatul. Bekatul dapat dimanfaatkan sebagai bahan substitusi dalam pengolahan pangan. Bekatul pada umumnya mudah mengalami kerusakan yaitu dengan menjadi tengik. Kerusakan bekatul dapat dicegah dengan melakukan stabilisasi bekatul. Stabilisasi bekatul dilakukan dengan prinsip menginaktivasi enzim lipase. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh bekatul muda berbahan gabah medium dough stage jenis padi Ciherang dengan karakteristik fisik, kimia, dan organoleptik yang baik serta disukai panelis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental yang bersifat deskriptif dilanjutkan dengan uji beda (uji t) dua rata-rata berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bekatul MDS terstabilisasi memiliki karakteristik terbaik dan paling disukai. Karakteristik bekatul medium mough stage yang dihasilkan antara lain: warna (L*: 66,02, a*: -6,92, b*: 23,08), densitas kamba (0,42 g/ml), rendemen (94,00%), kadar air (6,67%), kadar abu (11,00%), kadar protein (14,02%), kadar lemak (9,74%), bilangan TBA (0,14 mg malonaldehid/Kg), kadar serat kasar (9,81%), dan kadar klorofil (1,8484 mg/l).