Abstrak RSS

KOMUNIKASI KONSELING BADAN PENASIHATAN PEMBINAAN DAN PELESTARIAN PERKAWINAN (BP4) PUSAT JAKARTA

KOMUNIKASI KONSELING BADAN PENASIHATAN PEMBINAAN DAN PELESTARIAN PERKAWINAN (BP4) PUSAT JAKARTA
RAHMAT SATRIA
Unpad
Indonesia
Unpad
, ,

Rahmat Satria, 210110140159, 2018, Komunikasi Konseling Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Pusat Jakarta. Dr. Asep Suryana, M.Si. sebagai pembimbing utama dan Dr. Uud Wahyudin, M.Si. sebagai pembimbing pendamping. Program Studi Manajemen Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses komunikasi konseling di Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Pusat Jakarta. Subjek dalam penelitian ini adalah konselor, klien, pengelola, serta mitra kerja dari BP4 Pusat Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data penelitian ini diperoleh dari wawancara mendalam, studi literatur, dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini adalah terdapat tiga alasan klien memutuskan untuk melakukan komunikasi konseling pada BP4 Pusat Jakarta yaitu klien membutuhkan solusi atas permasalahan yang sedang dihadapinya, klien membutuhkan seseorang yang memahami perasaannya, serta klien merasa ragu dan malu untuk menceritakan masalahnya kepada orang lain. Lalu pada proses komunikasi konseling terdapat lima tahapan yaitu tahap pengumpulan data, tahap membangun hubungan, tahap identifikasi masalah, tahap memberikan alternatif bantuan, dan tahap evaluasi hasil konseling. Metode-metode konseling yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan yang berorientasi kepada klien, menggunakan buku-buku pedoman peraturan pekawinan, serta membangun suasana yang akrab dengan klien. Hambatan-hambatan yang terjadi dalam proses komunikasi konseling yaitu berupa kurangnya waktu konseling dan klien yang bersifat tertutup. Pandangan khalayak terhadap BP4 Pusat Jakarta itu sendiri yaitu sebagai lembaga yang tepat untuk dimintai saran terkait masalah rumah tangga dan menekan angka perceraian di Indonesia.

Download: File Abstrak ,