Abstrak RSS

Tradisi Makatte Masyarakat Etnis Makassar

Tradisi Makatte Masyarakat Etnis Makassar
Annissa Qiozelvia
Unpad
Indonesia
Unpad
, , ,

Annissa Qiozelvia, 210110140059, Program Sarjana Ilmu Komunikasi, Program Studi Manajemen Komunikasi. Universitas Padjadjaran. Tradisi Makatte’ Masyarakat Etnis Makassar. Tim Pembimbing Ilham Gemiharto, S.Sos., M.Si dan Dedi Rumawan Erlandia, S.Sos., M.Si. Tahun Kelulusan 2018.

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya tradisi sunat perempuan di Indonesia yang menimbulkan pro dan kontra. Untuk sebagian masyarakat Indonesia, khusus nya di kelompok masyarakat etnis Makassar, yang menganggap bahwa tradisi ini harus dijalankan atas dasar budaya yang sudah ada sejak zaman nenek moyang mereka.Tujuan utama dari skripsi ini adalah untuk mengetahui proses komunikasi budaya dari tradisi sunat perempuan pada kelompok masyarakat etnis Makassar.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif dengan tradisi riset studi kasus dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan.

Hasil penelitian dan kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah bahwa advokasi dilakukan kepada masyarakat Makassar di Muara Baru, Jakarta Utara dikarenakan pada pelaksanaannya bukan sebatas simbolik namun melukai alat genital perempuan yang ditakutkan akan berdampak buruk pada saat anak perempuan tersebut dewasa, selain itu untuk mengubah pandangan masyarakat mengenai perempuan yang disunat dan tidak disunat. Strategi komunikasi advokasi yang dilakukan melalui empat tahap: penelitian, perencanaan, pelaksanaan,dan evaluasi. Hasil dari adanya advokasi tersebut adalah bahwa masyarakat Makassar menolak dan menentang adanya advokasi di daerah mereka, namun advokasi berhasil dilakukan di kelompok masyarakat non makassar yang bermukim di Muara Baru, Jakarta Utara.

Download: File Abstrak ,