Abstrak RSS

PERLAKUAN BAHAN BAKU MINYAK KELAPA (COCONUT OIL) DENGAN VARIASI KONSENTRASI INFUSED OIL TEH PUTIH (Camellia sinensis) PADA PEMBUATAN SABUN CAIR

PERLAKUAN BAHAN BAKU MINYAK KELAPA (COCONUT OIL) DENGAN VARIASI KONSENTRASI INFUSED OIL TEH PUTIH (Camellia sinensis) PADA PEMBUATAN SABUN CAIR
UMAYA NUR USWAH
Unpad
Indonesia
Unpad
, , ,

Sabun cair merupakan jenis sabun mandi yang banyak digunakan oleh masyarakat karena kemasannya praktis dan higienis. Minyak kelapa mengandung asam laurat cukup tinggi yang memberikan sifat pembusaan yang baik pada sabun. Bahan aktif tambahan yang digunakan adalah teh putih karena kandungan polifenolnya memiliki sifat antibakteri yang baik untuk kulit. Penambahan teh putih dilakukan dengan pembuatan infused oil menggunakan metode heat infusions dengan minyak kelapa sebagai pelarutnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan infused oil teh putih terhadap mutu sabun yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental laboratorium dengan menggunakan analisis deskriptif dan korelasi-regresi. Perlakuan pada penelitian ini adalah pembuatan infused oil dengan variasi penambahan teh putih dalam minyak kelapa sebesar A=400:0 (b/b); B=400:12,5 (b/b); C=400:16,67 (b/b); D=400:25 (b/b); E=400:50 (b/b). Parameter yang diamati adalah bobot jenis, nilai pH, angka lempeng total, organoleptik dan aktivitas antibakteri dari sabun cair. Formulasi sabun cair perlakuan D merupakan produk terbaik berdasarkan uji organoleptik dengan persentase sebesar 47%. Aktivitas antibakteri pada sabun cair perlakuan E menunjukkan diameter zona hambat bakteri yang kuat sebesar 11,72 mm, bobot jenis 1,0215 g/g, nilai pH 9,35 dan angka lempeng total 4,75×104 koloni/g. Hasil analisis menunjukkan semua perlakuan sabun cair telah memenuhi persyaratan SNI 06-4085-1996.

Kata Kunci: infused oil, minyak kelapa, sabun cair, teh putih