Abstrak RSS

PENGARUH KADAR AIR DEKOMPOSISI AWAL MANUR MARMOT TERHADAP PRODUKSI VERMICOMPOST DAN CACING TANAH EISENIA FETIDA PADA VERMICOMPOSTING

PENGARUH KADAR AIR DEKOMPOSISI AWAL MANUR MARMOT TERHADAP PRODUKSI VERMICOMPOST DAN CACING TANAH EISENIA FETIDA PADA VERMICOMPOSTING
MUHAMAD BAIHAQY
Unpad
Indonesia
Unpad
, , , ,

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar air dekomposisi awal manur marmot terhadap produksi vermicompost dan cacing tanah Eisenia fetida pada vermicomposting. Penelitian ini telah dilaksanakan pada Februari 2018 – Maret 2018 di Laboratorium Mikrobiologi dan Penanganan Limbah Peternakan Universitas Padjadjaran. Metode yang digunakan, secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas lima perlakuan (P1 = 30 %, P2 = 40 %, P3 = 50 %, P4 = 40 % dan P5 = 90 %) kadar air dekomposisi awal manur marmot) dengan empat ulangan. Berdasarkan hasil analisis statistik ANOVA, menunjukkan bahwa kadar air dekomposisi awal manur marmot pada vermicomposting berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap produksi vermicompost (P1 = 2,33 ; P2 = 2,08; P3 = 1,75; P4 = 1,88 dan P5 = 2,17 kg) dan cacing tanah Eisenia fetida (P1 = 252 ; P2 = 268; P3 = 330 ; P4 = 285 dan P5 = 265 g). Kesimpulan penelitian bahwa kadar air dekomposisi awal manur marmot memberikan pengaruh terhadap produksi vermicompost dan cacing tanah Eisenia fetida dan kadar air sebesar 50 % menghasilkan produksi vermicompost terendah, sebesar 1,75 kg dan menghasilkan produksi cacing tanah Eisenia fetida tertinggi, sebesar 330,5 g.