Abstrak RSS

Peran Komunikasi Organisasi Masjid Kampus Dalam Membangun Budaya Keterbukaan Pemikiran Islam Mahasiswa: Studi Kasus Masjid Kampus Universitas Padjadjaran

Peran Komunikasi Organisasi Masjid Kampus Dalam Membangun Budaya Keterbukaan Pemikiran Islam Mahasiswa: Studi Kasus Masjid Kampus Universitas Padjadjaran
Hadiyanto A. Rachim
Universitas Padjadjaran, Lembaga pengembangan pendidikan pembelajaran universitas negeri malang, Senin, 16 Mei 2016, http://lp3.um.ac.id/berita-550-peran-komunikasi-organisasi-masjid-kampus--dalam-membangun-budaya-keterbukaan-pemikiran-islam-mahasi.html
Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris
Universitas Padjadjaran, Lembaga pengembangan pendidikan pembelajaran universitas negeri malang, Senin, 16 Mei 2016, http://lp3.um.ac.id/berita-550-peran-komunikasi-organisasi-masjid-kampus--dalam-membangun-budaya-keterbukaan-pemikiran-islam-mahasi.html
, ,

Konsep adanya masjid kampus sesungguhnya diawali oleh adanya pemikiran M. Natsir dalam menjalankan implementasi konsep dakwah strategis dalam masyarakat , ketika beliau dan tokoh-tokoh Islam nasional saat itu mendirikan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia. Beliau menyatakan bahwa keberhasilan dakwah di masyarakat hanya akan efektif apabila melibatkan sarana masjid di tiga (3) ranah sumber perubahan dalam masyarakat, yaitu : 1) masjid di lingkungan masyarakat; 2) masjid kampus; dan 3) pesantren. Sebagai faktanya, maka di Bandung berdiri Masjid Salman ITB tahun 1964 (walaupun berdiri di luar kampus ITB) yang langsung diprakarsai M. Natsir dan mendapat dukungan Presiden Ir. Soekarno. Menyusul Universitas Padjadjaran diawali dari pendirian musholla kecil tahun 1964 dan kemudian menjadi cikal bakal berdirinya Masjid Al-Jihad Unpad serta berdirinya Masjid Al-Furqon IKIP Bandung (UPI saat ini), untuk memberi citra kampus yang relijius, intelek, dan edukatif.

Download: .Full Papers