Abstrak RSS

STRUKTUR MODAL DINAMIS DAN KECEPATAN PENYESUAIAN DI BURSA EFEK INDONESIA BERDASARKAN SEKTOR INDUSTRI

STRUKTUR MODAL DINAMIS DAN KECEPATAN PENYESUAIAN DI BURSA EFEK INDONESIA BERDASARKAN SEKTOR INDUSTRI
Purwanto Widodo
Unpad
Indonesia
Unpad
, ,

STRUKTUR MODAL DINAMIS DAN KECEPATAN PENYESUAIAN DI BURSA EFEK INDONESIA BERDASARKAN SEKTOR INDUSTRI

Purwanto Widodo

Abstrak

Penelitian-penelitian mengenai struktur modal, akhir-akhir ini diwarnai dengan penggunaan struktur modal dinamis. Penggunaan struktur modal dinamis pada dasarnya ingin mengetahui keberadaan leverage yang ditargetkan/optimal sebagaimana yang dihipotesiskan oleh Trade-Off Theory dan Kecepatan Penyesuaian (SOA) menuju leverage yang ditargetkan. Perkembangannya kemudian, besarnya kecepatan penyesuaian tersebut dapat dijadikan indicator membedakan teori struktur modal : Trade-off Theory, Pecking Order Theory atau Market Timing. Masalah lain yang ditemui pada penelitian struktur modal adalah diasumsikannya bahwa perilaku leverage yang ditargetkan dan kecepatan penyesuaian adalah sama. Penelitian ini mencoba untuk mengatasi gap tersebut, dengan menggunakan General Method of Moment (GMM), analisis persektor industry dan pengujian proxy leverage yang ditargetkan.
Sampel yang diambil berasal dari perusahaan non keuangan yang listing di Bursa Effek Indonesia periode 2009 – 2015, kemudian sampel dikelompokkan menjadi seluruh sampel, sector primer, sector sekunder dan sector tertier. Hasil inferensi menunjukkan bahwa keberadaan Dynamic Trade Off Model dan perilaku determinan struktur modal dapat dijelaskan oleh Trade-Off Theory dan Pecking Order Theory. Temuan dari penelitian ini, adanya perilaku determinan leverage yang ditargetkan dan kecepatan kecepatan penyesuaian diantara sector industry yang ada di BEI. Sektor sekunder secara konsisten menerapkan Pecking Order Theory dalam pengelolaan profitabilitynya, sedangkan sector primer dan tertier cenderung menggunakan Pecking Order Theory untuk jangka pendek dan jangka panjang Trade Off Theory. Perusahaan yang memiliki growth opportunity rendah, cenderung menggunakan tingkat leverage yang rendah. Sektor primer memiliki kecepatan penyesuaian paling rendah. Hasil penelitian juga mengungkapkan adanya perbedaan kecepatan penyesuaian pada berbagai proxy dari leverage yang ditargetkan baik ketika diuji dengan data panel dinamis maupun pendekatan parametric dan non parametric.

Kata kunci : Struktur modal, kecepatan penyesuaian, leverage.