Abstrak RSS

Pengaruh Kepemilikan Lahan Pertanian Terhadap Jumlah Anak: Studi Kasus Indonesia Dengan Menggunakan Data IFLS 2014

Pengaruh Kepemilikan Lahan Pertanian Terhadap Jumlah Anak: Studi Kasus Indonesia Dengan Menggunakan Data IFLS 2014
Ilham Holid
Unpad
Indonesia
Unpad
, ,

Ilham Holid
120210150004
Pengaruh Kepemilikan Lahan Pertanian Terhadap Jumlah Anak: Studi Kasus Indonesia Dengan Menggunakan Data IFLS 2014
xv + 47 halaman, gambar, grafik, tabel, lampiran, 2019
Salah satu penyebab pokok tingginya angka kelahiran di negara-negara berkembang yaitu lebih dari 40% penduduknya terdiri dari anak-anak yang berumur kurang dari 15 tahun. Selain itu juga masyarakat khusunya di Asia dan Amerika Latin sebagian masyarakatnya tidak memiliki tanah untuk lahan pertanian sendiri.
Tujuan dari penelitian ini yaitu ingin mengetahui pengaruh kepemilikan lahan pertanian terhadap jumlah anak. Sumber data yang digunakan yaitu berasal dari Indonesia Family Life Surveys (IFLS) 5 tahun 2014. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Model yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Ordinary Least Square (OLS).
Hasil penelitian menunjukan bahwa kepemilikan lahan pertanian berpengaruh positif dan signifikan di 1% terhadap jumlah anak.
Kata kunci: Jumlah anak, Kepemilikan lahan pertanian, OLS