Abstrak RSS

PERBEDAAN PENGUKURAN SUDUT KONDILUS DENGAN METODE PENCATATAN PROTRUSIF DAN MOTION CAPTURE DENGAN KAMERA KINECT

PERBEDAAN PENGUKURAN SUDUT KONDILUS DENGAN METODE PENCATATAN PROTRUSIF DAN MOTION CAPTURE DENGAN KAMERA KINECT
Seto Pramudita
Unpad
Indonesia
Unpad
, , ,

Penelitian untuk mengetahui ketepatan pengukuran sudut kondilus dengan berbagai metode telah banyak dilakukan. Metode konvensional yang bisa dilakukan adalah dengan metode pencatatan protrusif disertai penggunaan artikulator semi adjustable. Perkembangan teknologi pemotretan bergerak (motion capture) dan pengaplikasiannya di bidang rehabilitasi medis memiliki potensi untuk mengukur sudut kondilus. Pengukuran sudut kondilus menggunakan metode motion capture dengan alat Kinect merupakan alat berbasis optis yang relatif lebih murah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengukuran sudut kondilus menggunakan metode catatan protrusif dengan metode motion capture menggunakan perangkat Kinect dengan titik acuan dagu. Sampel penelitian adalah 29 orang yang memenuhi kriteria inklusi penelitian, dan dilakukan pengukuran sudut kondilus menggunakan dua metode yaitu metode pencatatan protrusif dan metode motion capture dengan kamera Kinect.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata sudut kondilus kanan dengan menggunakan metode catatan protrusif adalah 18,750 untuk sudut kondilus kanan sedangkan sudut kondilus kiri 19,650. Hasil pengukuran dengan metode motion capture menunjukkan besar rata-rata sudut kondilus kanan adalah 20,090 sedangkan sudut kondilus kiri adalah 20,160. Hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan uji statistik t-berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan antara pengukuran sudut kondilus dengan dua metode tersebut, nilai pengukuran sudut kondilus kanan memiliki nilai p value 0,064 sedangkan nilai p value sudut kondilus kiri 0,48. Kesimpulan alat Kinect sebagai kamera perekam gerak dapat digunakan untuk melakukan pengukuran sudut kondilus dengan titik acuan dagu