Abstrak RSS

Komparasi Model Pengaruh Nilai-nilai Pribadi dan Kompetensi Budaya terhadap Kepercayaan Diri Tenaga Kerja Lokal dan Tenaga Kerja Asing Melalui Merek Pribadi Pada Perusahaan Modal Asing di Banten

Komparasi Model Pengaruh Nilai-nilai Pribadi dan Kompetensi Budaya terhadap Kepercayaan Diri Tenaga Kerja Lokal dan Tenaga Kerja Asing Melalui Merek Pribadi Pada Perusahaan Modal Asing di Banten
Rusman Frendika
Unpad
Indonesia
Unpad
, , ,

Kepercayaan diri merupakan cerminan dimensi sikap seseorang terhadap dirinya. Bagi seorang tenaga kerja, kepercayaan diri menjadi hal yang utama dalam melaksanakan suatu tugas pekerjaannya. Namun sejatinya kepercayaan diri seseorang akan timbul manakala memiliki merek pribadi yang baik. Sejalan dengan banyaknya tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia, maka akan menjadi mungkin timbulnya konflik kepercayaan diri khususnya bagi tenaga kerja lokal, karena dalam persepsi mereka bahwa tenaga kerja asing memiliki merek pribadi yang baik dan kepercayaan diri yang tinggi, tapi sebaliknya persepsi tenaga kerja asing bahwa tenaga kerja lokal kurang memiliki merek pribadi yang baik dan kurang percaya diri.
Penelitian ini adalah untuk mengungkapkan dan mengkonfirmasi perbedaan variabel yang mempengaruhi kepercayaan diri antara tenaga kerja asing dengan tenaga kerja lokal. Dimana obyek penelitiannya adalah tenaga kerja asing asal Korea, Jepang, dan China yang bekerja pada perusahaan modal asing di Provinsi Banten.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dan komparatif dengan teknik analisa data yang digunakan adalah ANOVA satu jalan, Kruskall Wallis, dan SEM AMOS Multiple-group. Jumlah populasi 1.496 orang dan jumlah sampel sebanyak 311 orang (85 tenaga kerja asing dan 226 tenaga kerja lokal) berdasarkan teknik proporsional random sampling.
Hasil temuan menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan model pengaruh dimana variabel merek pribadi menjadi variabel intervening yang positif (0.105) terhadap kepercayaan diri tenaga kerja asing. sebaliknya variabel merek pribadi berpengaruh kecil (0.029) bagi tenaga kerja lokal. Sementara pengaruh langsung kompetensi budaya lebih dominan (0.671) terhadap kepercayaan diri tenaga kerja lokal.
Kebaruan dalam penelitian ini adalah sebuah kekuatan dari nilai-nilai pribadi dan kompetensi budaya terhadap kepercayaan diri yang dimediasi oleh merek pribadi yang dinamakan “The POPBOSC”, dimana model ini merupakan pengembangan dari penelitian terdahulu dengan unsur kebaruan pada variabel merek pribadi sebagai mediasinya.