Abstrak RSS

ANALISIS TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA DAN JARAK (STUDI KASUS PADA PT SYGMA EXAMEDIA ARKANLEEMA)

ANALISIS TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI BIAYA DAN JARAK (STUDI KASUS PADA PT SYGMA EXAMEDIA ARKANLEEMA)
Erawati
Unpad
Indonesia
Unpad
, , ,

ANALISIS TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI JARAK DAN BIAYA STUDI KASUS PADA PT SYGMA EXAMEDIA ARKANLEEMA
Erawati
erawatieraa@gmail.com
Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Padjadjaran
ABSTRAK
Tata letak merupakan hal yang sangat kruasial bagi suatu perusahaan, suatu tata perusahaan harus merancang tata letak dengan sebaik mungkin agar aktivitas perusahaan dapat berjalan sesuai yang diharapkan. Sistem pemindahan material menyumbang cukup besar terhadap total biaya sebuah produk manufaktur, dan desain tata letak mempunyai pengaruh kuat dalam menentukan biaya dan tingkat efisiensi dari sistem pemindahan material yang diaplikasikan. Maka diperlukan sebuah desain tata letak fasilitas produksi yang baik untuk meminimalisasi biaya dan meningkatkan efisiensi dari sistem pemindahan material (material handling). Pada tata letak yang sedang diterapkan oleh PT Sygma Examedia Arkanleema, ditemukan masalah, diantaranya penumpukan dan penempatan produk yang tidak efektif sehingga dapat mengganggu kelancaran aktivitas lainnya, dan penempatan mesin yang berjauhan sehingga menimbulkan pemborosan waktu.
Tujuan dari penelitian ini adalah supaya dapat mengetahui tata letak fasilitas produksi yang digunakan oleh perusahaan pada saat ini, mengetahui tingkat efisiensi jarak dan biaya pada tata letak yang digunakan oleh perusahaan saat ini, mengetahui penerapan perencanaan tata letak pabrik (plant layout) dalam upaya memberikan usulan perbaikan tata letak fasilitas produksi untuk mengatasi kendala-kendala yang terjadi, dan mengetahui tingkat efisiensi jarak dan biaya material handling pada tata letak fasilitas produksi usulan atau relayout design dibandingkan dengan tata letak yang sedang diterapkan.
Metode perbaikan tata letak yang digunakan adalah Activity Relationship Chart (ARC) melalui metode ini maka akan diperoleh tata letak usulan perbaikan atau relayout design.
Pada akhir penelitian didapatkan pada tata letak usulan memberikan perbaikan terhadap tata letak awal, yaitu pemanfaatan lahan untuk produksi meningkat hingga 15,63 m2, jarak perpindahan antar workstation berkurang hingga 7,16 meter dan perusahaan dapat menekan biaya material handling sebesar Rp 43.461,37 (5,54%) per bulan, serta dapat mengefisiensikan pemanfaatan luas lantai sebagai gang sebesar 10,73 %.
Kata Kunci: Tata Letak, Jarak Perpindahan, Biaya Material Handling, Efisiensi.