Abstrak RSS

DETERMINAN KINERJA DALAM MENGHADAPI ASEAN BANKING INTEGRATION FRAMEWORK (ABIF) UNTUK MEMPERSIAPKAN QUALIFIED ASEAN BANK (QAB) TAHUN 2025 (STUDI BANK YANG SUDAH GO-PUBLIC SE-ASEAN)

DETERMINAN KINERJA DALAM MENGHADAPI ASEAN BANKING INTEGRATION FRAMEWORK (ABIF) UNTUK MEMPERSIAPKAN QUALIFIED ASEAN BANK (QAB) TAHUN 2025 (STUDI BANK YANG SUDAH GO-PUBLIC SE-ASEAN)
Sofi Suryasnia
Unpad
Indonesia
Unpad
, , , , , , ,

Kemampuan untuk merumuskan strategi bersaing dengan dukungan sumber daya dan pemahaman terhadap kondisi pasar bagi beberapa bank di kawasan ASEAN masih sangat terbatas. Persiapan menuju era MEA Perbankan dinilai masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh penjelasan mengenai faktor Determinan Kinerja Bank dalam menghadapi persaingan dalam era penerapan Asean Banking Integration Framework (ABIF) untuk mempersiapkan Qualified Asean Bank (QAB) Tahun 2025. Metode penelitian menggunakan explanatory survey.Teknik analisis menggunakan SEM covarian. Unit analisis adalah Perbankan di ASEAN yang sudah Go Public . Sumber data sekunder berupa laporan keuangan selama 10 tahun terakhir (2008-2017) yang dipilih secara acak sebanyak 320 data dari 70 Bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Variabel non finansial memiliki pengaruh lebih besar dari variabel finansial terhadap kinerja bank. Pengembangan SDM yang memadai, kualitas Human Capital, jaringan kantor cabang sebagai focus untuk meningkatkan kinerja. Pengaruh Good Corporate Governance terhadap kinerja bank merupakan faktor yang kedua lebih penting setelah variael non finansial. Variabel finansial memiliki pengaruh negatif terhadap kinerja, karena kondisi pasar yang ada di negaranya sudah jenuh. Strategi Korporasi berupa merger dan akuisisi serta strategi kooperatif akan diperlukan pada kondisi tersebut. Pengaruh ekonomi makro yang memiliki kemampuan prediktif terhadap kinerja adalah inflasi, tingkat suku bunga bank dan valuta asing.
Temuan penelititan ini menghasilkan Novelty yang diberi nama “Model Determinan Kinerja Bank dalam menghadapi ASEAN Banking Integration Framework bagi Bank di ASEAN” yang mengungkapkan bahwa upaya bank-bank di ASEAN untuk meningkatkan kinerja bank dalam menghadapi implementasi ABIF perlu didukung oleh non finansial yang berkualitas, GCG, finansial yan memadai serta didukung kondisi ekonomi makro agar bank dapat menentukan strategi korporasi dan strategi bisnis yang tepat.