Abstrak RSS

Kajian Proses dan Karakteristik Kain Tenun Serat Alami Tanaman Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata P.) dan Sisal (Agave sisalana P.)

Kajian Proses dan Karakteristik Kain Tenun Serat Alami Tanaman Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata P.) dan Sisal (Agave sisalana P.)
Lisa Oktavia Br Napitupulu
Unpad
Indonesia
Unpad
, , ,

Tanaman lidah mertua dan sisal merupakan tanaman hias yang cukup populer di Indonesia. Keduanya merupakan tanaman yang sangat mudah untuk dibudidayakan, karena dapat tumbuh pada daerah yang sedikit air dan cahaya. Kedua tanaman ini mengandung serat alami yang berpontensi digunakan dalam keperluan bahan baku industri tekstil, khususnya dalam pembuatan kain. Jenis kain yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah kain tenun. Tujuan dari penelitian ini antara lain menganalisis tahapan proses produksi pembuatan kain tenun dan menganalisis karakteristik kain tenun yang dihasilkan. Pengambilan serat dilakukan dengan menggunakan mesin dekortikator dan pembuatan kain tenun dilakukan dengan menggunakan ATBM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kain lidah mertua merupakan kain tenun terbaik dengan nilai L* 69,73; a* 1,85; b* 17,38 ; H 83,88; kekuatan tarik arah pakan sebesar 46,05 kg dan lusi sebesar 19,96 kg; mulur kain arah pakan 22,00% dan arah lusi 55,20; kekuatan sobek arah pakan sebesar 19,17 kg dan arah lusi 4,60 kg; serta nilai daya tembus udara sebesar 116,20 cm3/cm2/s. Nilai kekuatan tarik kain arah lusi untuk kedua kain tenun yang dihasilkan belum memenuhi standar SNI 08-0056-2006 persyaratan mutu kain tenun untuk setelan. Oleh karena itu sebaiknya kain tenun yang dihasilkan diperuntukan sebagai bahan kerajinan.