Abstrak RSS

Pengaruh Acupressure Terhadap Nilai Gcs Pada Pasien Cedera Kepala Sedang Di Rsup Dr Hasan Sadikin Bandung

Pengaruh Acupressure Terhadap Nilai Gcs Pada Pasien Cedera Kepala Sedang Di Rsup Dr Hasan Sadikin Bandung
Iwan Purnawan
Unpad
Indonesia
Unpad
, ,

Penurunan kesadaran pada cedera kepala yang di ukur secara objektif oleh Glasgow Comma Scale (GCS) merupakan salah satu penentu prognosis dan indikator kegawatan. Beberapa penelitian menunjukan bahwa stimulasi acupressure mampu memberikan efek neuroprotektif yang mencegah kerusakan sel-sel otak dari iskemik yang ditimbulkan cedera kepala. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh acupressure terhadap nilai GCS pada pasien cedera kepala sedang di RSUP dr Hasan Sadikin Bandung. Jenis penelitian ini adalah Quasy Experimental dengan menggunakan teknik Control Group pre-test and post-test design. Pengambilan sampel dilakukan secara random. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 37 responden yang terbagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok kontrol (16 responden) dan perlakuan (21 responden). Kelompok perlakuan, selain mendapatkan terapi standar, ia juga mendapatkan acupressure selama 5 menit dalam 3 hari. Sedangkan kelompok kontrol hanya mendapatkan terapi standar saja. Penilaian GCS dilakukan di hari pertama sebelum pemberian acupressure dan dihari ketiga setelah pemberian acupressure. Perbedaan nilai GCS pada kelompok kontrol dan perlakuan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Sedangkan perbedaan peningkatan nilai rata-rata GCS pada kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan dianalisis menggunakan uji Mann Whitney. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan bermakna rata-rata nilai GCS antara sebelum dan sesudah perlakuan baik pada kelompok kontrol (p=0,07) maupun perlakuan (p=0,01). Namun demikian, peningkatan rata-rata nilai GCS pada kelompok perlakuan lebih tinggi dari kelompok kontral. Hal ini ditunjukan dengan nilai p pada uji Mann Whitney sebesar 0,037 (p<0,05). Pengaruh acupressure terhadap nilai GCS selain melalui penghambatan efek samping terapi standar juga ditambah dengan berbagai mekanisme neuroprotektif dari terapi acupressure sendiri. Implikasi dari penelitian ini adalah acupressur sebagai terapi nonfarmakologi bisa dipertimbangkan menjadi terapi komplementer bagi terapi farmakologi dalam penanganan pasien cedera kepala sedang.

Impairment of consciousness in head injury that measured objectively by Glasgow Comma Scale is one determinant of prognosis and severity indicators. Several studies have shown that stimulation of acupressure can provide neuroprotective effect that prevents damage to brain cells from ischemic injury. This study aims to identify the effect of acupressure on the value of GCS in patients with head injuries in the Hospital of dr. Hasan Sadikin Bandung. The type of this study was quasy experimental that used control group pre test and post test design. Sampling was done randomly. Number of samples in this study was 37 respondents who were divided into two groups, namely the control group (16 respondents) and interventions group (21 respondents). The interventions group, in addition to got standard therapy, he is also got therapy of acupressure for 5 minutes in 3 days. The control group only got standard therapy. GCS assessment conducted on the first day prior to acupressure and Day-3 after administration of acupressure. The differences of GCS score in the control group and intervention were analyzed with the Wilcoxon test. While the difference in the average increase in GCS in the control group with interventions group were analyzed by Mann Whitney test. The results of statistical tests showed significant difference in the average value of GCS between before and after treatment both in the control group (p=0.07) and intervention (p = 0.01). However, the increase in an average value of the GCS in the intervention group was higher than the control group. This was evidenced by the p-value on Mann Whitney test of 0.037 (p <0.05). Effect of acupressure on the GCS than through inhibition of the side effects of standard therapy was also added with a variety of mechanisms neuroprotective of acupressure therapy itself. The implications of this study was acupressur as a non-pharmacological therapy can be considered as a complementary therapy to pharmacological therapy in the treatment of patients with moderate head injury.

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan menghubungi http://cisral.unpad.ac.id