Abstrak RSS

Faktor-faktor Yang Memengaruhi Pemanfaatan Pelayanan Antenatal Di Puskesmas Kota Bandung Tahun 2013 Determinants Of Antenatal Care Utilization At Public Health Center In Bandung City 2013

Faktor-faktor Yang Memengaruhi Pemanfaatan Pelayanan Antenatal Di Puskesmas Kota Bandung Tahun 2013 Determinants Of Antenatal Care Utilization At Public Health Center In Bandung City 2013
Tuni Arwiani, Nanan Sekarwana, Dadang Kusnadi
Unpad
Indonesia
Unpad
, , , , , ,

Pelayanan antenatal merupakan merupakan salah satu faktor penting untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Pelayanan antenatal yang lengkap dilihat dari hasil cakupan K-4. Kenyataannya cakupan kunjungan K-4 masih rendah. Cakupan K4 secara nasional tahun 2010 masih dibawah target yaitu sebesar 86,2% dari target 95 %. Pencapaian K-4 di empat UPT Puskesmas Kota Bandung masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pemanfaatan pelayanan antenatal di Puskesmas Kota Bandung Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan cross sectional. Lokasi penelitian adalah puskesmas wilayah Kota Bandung yang dipilih secara random sederhana. Pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner dengan tehnik pengambilan sampel melalui konsekutif sampling. Jumlah sampel sebanyak 132 ibu yang telah melahirkan dan pernah mendapatkan pelayanan antenatal di Puskesmas selama kurun waktu tahun 2013. Analisis penelitian menggunakan analisis multivariabel regersi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor predisposing yang berpengaruh positif terhadap pemanfaatan pelayanan antenatal adalah usia (p=<0,001), paritas (p=<0,001), sikap terhadap pelayanan (p=0,017), dan sikap terhadap kehamilan (p= 0,039). Hasil analisis multivariat menunjukkan faktor yang paling dominan adalah usia dengan nilai p=<0,001 dan POR 10,43. Puskesmas disarankan melakukan perbaikan manajemen pelayanan antenatal dan perbaikan mutu layanan antenatal puskesmas serta konseling agar ibu dengan umur risiko tinggi mengikuti program kehamilan terencana atau KB.

Antenatal care is one of the important factors to reduce maternal and infant mortality . Complete antenatal care visits from the scope at least 4 times meet medical personnel (K-4). In fact K-4 visit coverage is still low . K4 coverage in Indonesia is 86.2 % (target 95 %). In Bandung there are four performance achievements UPT health centers in K-4 low. This study aims to determine factors that affect the utilization of antenatal care in public health centers Bandung. This study used a quantitative research design with cross sectional . Location of the study are randomly selected public health centers in Bandung . Data collected through questionnaires with sampling techniques through consecutive sampling . The total sample of 132 mothers who had given birth and get antenatal care at public health centers during the period in 2013. This study used bivariable and multivariable logistic regression analysis. The results showed that the predisposing factors are age (p = < 0.001), parity (p = < 0.001), attitudes towards service (p = 0.017) attitudes toward pregnancy (p = 0.039) had a positif effect . Multivariate analysis showed that the most dominant factor is age at risk with p=<0.001 and 10.43 POR . Public health centers are advisable to make good antenatal care management and quality improvement of antenatal public health centers and counseling services so that mothers with age at risk get program planned or family planning.

Download: .pdf