Abstrak RSS

Karakterisasi Morfologi Kerabat Liar Ubi Jalar Asal Citatah Jawa Barat Sebagai Sumber Genetik Potensial untuk Merakit Hibrida Ubi Jalar Tipe Baru Berkualitas Tinggi

Karakterisasi Morfologi Kerabat Liar Ubi Jalar Asal Citatah Jawa Barat Sebagai Sumber Genetik Potensial untuk Merakit Hibrida Ubi Jalar Tipe Baru Berkualitas Tinggi
Tia Setiawati, Windhy Chandria, dan Agung Karuniawan
Perhimpunan Hortikultura Indonesia
Indonesia
Tia Setiawati, Windhy Chandria, dan Agung Karuniawan, Perhimpunan Hortikultura Indonesia
, ,

Sebagai salah satu center of origin ubi jalar, Indonesia mempunyai plasma nutfah yang tersebar di hampir semua daerah di Indonesia tidak terkecuali di daerah Jawa Barat baik ubi jalar budidaya maupun kerabat liarnya. Kajian terhadap plasma nutfah kerabat liar ubi jalar dalam menunjang program pemuliaan tanaman sangat penting dilakukan untuk melengkapi sifat-sifat khusus dari ubijalar budidaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan karakterisasi, keragaman dan kekerabatan genetik berdasarkan karakter morfologi. Hasil analisis diversitas genetik pada 148 aksesi ubi jalar Jawa Barat koleksi Laboratorium Pemuliaan Tanaman dengan 29 karakter morfologi yang dianalisis menunjukkan jarak koefisien ketidakmiripan 0.00 sampai 5.60 sehingga menunjukkan variasi yang tinggi pada aksesi-aksesi yang diamati. Terdapat 2 kluster A dan B dengan jarak 0.00-5.60, cluster A terdiri dari 2 subkluster A1 dan A2, pada sub cluster A1 yang terdiri dari 145 aksesi, sebagian besar aksesi ubi jalar liar berkumpul pada cluster A1 (145 aksesi). Kluster A2 terdiri dari 2 aksesi yaitu aksesi 22 dan 169. Kluster B terdiri dari satu aksesi yaitu aksesi 41 yang mempunyai jarak ketidakmiripan terbesar yaitu 5.60. Karakter-karakter morfologi yang berperan secara signifikan dalam menentukan keragaman genetik meliputi karakter warna sulur utama, warna sulur sekunder, bulu pada sulur, tipe torehan daun, bentuk torehan, warna tulang daun, warna daun dewasa, warna tangkai daun, bentuk mahkota, panjang kelopak, bentuk kelopak, ujung kelopak, warna putik, dan posisi putik . Pola keeratan hubungan antar aksesi dari ubi jalar liar asal Citatah di Jawa Barat Indonesia dapat digunakan sebagai dasar dalam melakukan persilangan, karena memiliki diversitas genetik yang tinggi.