Abstrak RSS

PELAYANAN ADVOKASI PENGHASIL PANGAN SKALA KECIL OLEH OXFAM INDONESIA Advocacy Services Food Producing Small Scale By Oxfam Indonesia

PELAYANAN ADVOKASI PENGHASIL PANGAN SKALA KECIL OLEH OXFAM INDONESIA Advocacy Services Food Producing Small Scale By Oxfam Indonesia
Amelia Febriani Putri, Santoso T. Raharjo, & Maulana Irfan
Unpad Press
Indonesia
Amelia Febriani Putri, Santoso T. Raharjo, & Maulana Irfan, Unpad Press
, , , , ,

Indonesia adalah negara agraris dengan luas daratan kurang lebih 190,9 juta ha. Dengan adanya pertambahan jumlah penduduk yang terus meningkat, dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi dan industri, menimbulkan konversi lahan pertanian. Masalah yang dihadapi oleh penghasil pangan skala kecil saat ini berupa konversi lahan pertanian menjadi alih fungsi untuk kepentingan non-pertanian. Ketidakberdayaan para penghasil pangan skala kecil untuk menjaga lahan pertanian yang mereka miliki menjadi penyebab terjadinya konversi lahan tersebut. Oxfam sebagai lembaga nirlaba internasional yang ada di Indonesia dimana salah satu aktivitasnya bergerak untuk memerangi ketidakadilan, termasuk kepada penghasil pangan skala kecil, dengan cara melakukan advokasi. Dalam hal ini praktik advokasi yang dimaksud adalah representasi. Penelitian ini bermaksud untuk menjelaskan gambaran bagaimana proses perlindungan penghasil pangan skala kecil yang dilakukan oleh Oxfam Indonesia pada program pelayanan advokasi. Metode penelitian yang akan dilakukan pada penelitian adalah metode penelitian deskriptif. Laporan penelitian ini akan berisi penjelasan untuk memahami sebuah proses dan pemaknaanya secara lebih dalam melalui interpretasi. Permasalahan konversi lahan yang menimpa penghasil pangan skala kecil ini tidak luput dari sasaran organisasi sosial agar masyarakat dapat hidup dengan sejahtera. Oxfam berupaya memastikan para penghasil pangan skala kecil mampu memperoleh haknya dalam hal akses dan kontrol terhadap sumber daya, khususnya tanah, untuk memproduksi pangan. Upaya lain juga dilakukan melalui pelibatan kaum muda dan konsumen perkotaan, media dan juga para pembuat kebijakan.

Indonesia is an agricultural country with a land area of approximately 190.9 million ha. The problems faced by small-scale food producers at this time in the form of conversion of agricultural land into conversion to non-agricultural interests. The powerlessness of the small-scale food producers to maintain their agricultural land into the cause of the conversion of the land. Oxfam as an international non-profit organizations that exist in Indonesia, where one of the activities move to combat injustice, including the small-scale food producers, by doing advocacy. In this case advocacy practice in question is representation. This study intends to clarify the picture of how the process of protecting small-scale food producers conducted by Oxfam Indonesia on advocacy services program. Methods of research to be conducted on the research is descriptive research method. Land conversion issues affecting small-scale food producers have not missed the mark social organization so that people can live in peace. Oxfam seeks to ensure that small-scale food producers are able to obtain their rights in terms of access to and control over resources, particularly land, to produce food. Efforts have also been made through the involvement of youth and urban consumers, the media and policy makers.

Download: FULL TEKS