Abstrak RSS

MODEL KINERJA PERUSAHAAN BERBASISKAN MANAJEMEN PENGETAHUAN, KAPABILITAS DINAMIS, MODAL INTELEKTUAL, DAN KINERJA INOVASI (Survei pada Industri Kreatif Fashion Produk Tekstil di Provinsi Jawa Barat)

MODEL KINERJA PERUSAHAAN BERBASISKAN MANAJEMEN PENGETAHUAN, KAPABILITAS DINAMIS, MODAL INTELEKTUAL, DAN KINERJA INOVASI (Survei pada Industri Kreatif Fashion Produk Tekstil di Provinsi Jawa Barat)
Wendra
Unpad
Indonesia
Unpad
, , , ,

Industri kreatif fashion produk tekstil adalah satu dari lima industri prioritas nasional. Namun demikian, data lapangan menunjukkan bahwa produksi perusahaan diindustri ini mengalami fluktuasi dan cenderung menurun. Selain itu, pertumbuhan jumlah pelanggan, pertumbuhan penjualan, penghematan biaya dan laba perusahaan relatif belum sesuai harapan. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya permasalahan pada kinerja perusahan yang diduga juga memiliki keterkaitan dengan permasalahan lain seperti kinerja inovasi, modal intelektual, kapabilitas dinamis dan manajemen pengetahuan. Sehingga berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kapabilitas dinamis dan manajemen pengetahuan dalam mempengaruhi kinerja perusahaan, melalui modal intelektual dan kinerja inovasi, di industri kreatif fashion produk tekstil.
Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dan verifikatif melalui survei yang melibatkan 297 industri kecil dan menengah (IKM) di enam kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. Data diperoleh dari hasil observasi, penyebaran kuesioner dan wawancara mendalam. Uji hipotesis dan analisis menggunakan Partial Least Square (PLS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapabilitas dinamis dan manajemen pengetahuan secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap modal intelektual. Ditemukan pula bahwa kapabilitas dinamis, manajemen pengetahuan dan modal intelektual secara bersama-sama dan secara individual berpengaruh signifikan terhadap kinerja inovasi. Selanjutnya, kapabilitas dinamis secara signifikan mempengaruhi kinerja perusahaan baik secara langsung maupun melalui kinerja inovasi. Modal intelektual memediasi pengaruh manajemen pengetahuan terhadap kinerja inovasi. Sedangkan kinerja inovasi memediasi secara penuh pengaruh manajemen pengetahuan dan modal intelektual terhadap kinerja perusahaan. Menariknya, penelitian ini juga menemukan bahwa kapabilitas dinamis secara parsial tidak mempengaruhi modal intelektual secara signifikan. Selain itu, pengaruh manajemen pengetahuan secara langsung terhadap kinerja perusahaan juga tidak signifikan.
Hasil penelitian ini menghasilkan novelty “Model Kinerja Perusahaan Berbasiskan Manajemen Pengetahuan, Kapabilitas Dinamis, Modal Intelektual dan Kinerja Inovasi”. Model ini menggambarkan bahwa untuk meningkatkan kinerja perusahaan, perlu didukung oleh manajemen pengetahuan melalui modal intelektual dan kinerja inovasi, serta juga didukung oleh kapabilitas dinamis baik secara langsung maupun melalui kinerja perusahaan.