Abstrak RSS

MODEL PENGEMBANGAN BERBASIS PENCIPTAAN NILAI DAN CITRA PADA MUSEUM SEJARAH PERJUANGAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA

MODEL PENGEMBANGAN BERBASIS PENCIPTAAN NILAI DAN CITRA PADA MUSEUM SEJARAH PERJUANGAN KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA
Joko Rizkie Widokarti
Unpad
Indonesia
Unpad
, , , ,

ABSTRAK
Kinerja pariwisata berbasis sejarah di Indonesia masih relatif rendah.
Salah satu destinasi pariwisata adalah museum sejarah perjuangan kemerdekaan
Republik Indonesia. Sehingga dapat dikatakan bahwa kinerja museum sejarah
masih belum optimal. Kondisi demikian diduga disebabkan oleh permasalahan
belum tingginya citra destinasi wisata Museum jika dibandingkan dengan
destinasi lainnya, disamping itu, penciptaan nilai, kapabilitas unik , dan orientasi
pasar belum optimal dikembangkan oleh pihak museum. Berdasarkan latar
belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengkaji data
dan informasi tentang hubungan di antara variabel orientasi pasar, kapabilitas
unik, penciptaan nilai, citra, dan kinerja Museum Sejarah Perjuangan
Kemerdekaan Republik Indonesia.
Metode penelitian yang digunakan adalah descriptive survey dan
explanatory survey. Adapun time horizon adalah cross sectional, karena penelitian
ini dilakukan pada waktu tertentu. Rancangan analisis yang digunakan untuk
menguji hipotesis dan mengetahui hubungan antar variabel penelitian adalah
Partial Least Square (PLS). Populasi dalam penelitian ini adalah museum
Sejarah Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia di Indonesia. Unit analisis
adalah museum Sejarah Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia di
Indonesia dengan unit observasi adalah pihak manajemen dari museum tersebut di
seluruh Indonesia dengan jumlah sebanyak 32 museum. Karena populasi yang
kecil maka akan dilakukan sensus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Orientasi Pasar berkontribusi dalam
mengembangkan Penciptaan Nilai museum; Kapabilitas Unik berkontribusi dalam
mengembangkan Penciptaan Nilai museum, Orientasi Pasar berkontribusi dalam
mengembangkan Citra museum; Kapabilitas Unik berkontribusi dalam
mengembangkan Citra museum; Orientasi Pasar tidak mampu secara langsung
meningkatkan Kinerja museum; Kapabilitas Unik tidak mampu secara langsung
meningkatkan Kinerja museum; Penciptaan Nilai berkorelasi erat dengan Citra
museum; Penciptaan Nilai berkontribusi dalam meningkatkan Kinerja museum;
Citra berkontribusi dalam meningkatkan Kinerja museum; Orientasi Pasar
berkontribusi dalam meningkatkan kinerja museum melalui Penciptaan Nilai;
Kapabilitas Unik berkontribusi dalam meningkatkan Kinerja museum melalui
Penciptaan Nilai; Orientasi Pasar berkontribusi dalam meningkatkan Kinerja
museum melalui Citra; Kapabilitas Unik berkontribusi dalam meningkatkan
Kinerja museum melalui Citra.
Hasil penelitian menghasilkan novelty yang bernama “Model Revitalisasi
Pengembangan Museum Berbasis Co-Creation Value Di Indonesia” yang
mengungkapkan bahwa upaya untuk meningkatkan kinerja Museum Sejarah
Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia yang superior, perlu didukung oleh
pengembangan citra dan penciptaan nilai melalui pengembangan kapabilitas unik
dan orientasi pasar.