Abstrak RSS

Peran Taman Teknologi Pertanian (TTP) Dalam Memerdayakan Peternak Domba (Studi Kasus di Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang)

Peran Taman Teknologi Pertanian (TTP) Dalam Memerdayakan Peternak Domba (Studi Kasus di Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang)
Deddy Hidayat
Unpad
Indonesia
Unpad
, ,

Upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani dilakukan melalui berbagai program dan pendekatan. Salah satu program yang dijalankan Kementerian Pertanian saat ini adalah pengembangan Taman Teknologi Pertanian (TTP). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran TTP terhadap pemberdayaan peternak domba, mengkaji hubungan kerja sama pola kemitraan dalam pemberdayaan peternak domba dengan pihak TTP, dan mengkaji dampak kerja sama pola kemitraan dan pemberdayaan terhadap kinerja peternak. Penelitian dilaksanakan pada Tanggal 15-30 Mei 2019. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berdasarkan fenomena di lapangan, dengan mengunakan informan peternak dan pihak TTP. Penelitian menggunakan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TTP berperan untuk mempercepat proses adopsi inovasi baru melalui penyebaran informasi, demonstrasi-demonstrasi, dan pelatihan-pelatihan teknologi budidaya domba dengan menunjukkan hasil yang baik pada peningkatan pengetahuan namun belum diimbangi dengan perubahan sikap-perilaku dan kecakapan-keterampilan. Prinsip kerja sama terhadap peternak yang bermitra dengan TTP mengikuti model inti plasma dengan sistem gaduh. Sistem pertukaran sosial yang terjadi lebih cenderung pada proposisi sukses dan nilai. Dampak kerja sama pola kemitraan dan pemberdayaan terhadap kinerja peternak dalam keberdayaan peternak sebagai pemelihara ternak adanya peningkatan pengetahuan inovasi-inovasi baru, namun tidak selaras dengan peningkatan pemahaman dan keterampilan peternak dalam menerapkan inovasi. Sebagai individu otonom adanya peningkatan populasi ternak, peningkatan pendapatan, dan mampu pengambilan keputusan mulai dari proses produksi, proses manajemen, dan pemasaran namun belum optimal dan belum konsisten peternak di dalam melakukan pengelolaan usaha dan menerapkan manajemen pemeliharaan yang belum lengkap