Abstrak RSS

Kelenturan Fenotif Bakteri Streptococcus Lactis Pada Berbagai Kondisi Lingkungan (Phenotypic Elasticity Of Streptococcus Lactis On Various Enviromental Condition)

Kelenturan Fenotif Bakteri Streptococcus Lactis Pada Berbagai Kondisi Lingkungan (Phenotypic Elasticity Of Streptococcus Lactis On Various Enviromental Condition)
Dedi Rahmat
Unpad
Indonesia
Unpad
, , , ,
pdf

Tujuan penelitian untuk mengetahui kelenturan fenotipik Streptococcus lactis pada berbagai kondisi lingkungan. Penelitian telah dilakukan secara eksperimental di Laboratorium Ternak Perah Fakultas Peternakan IPB. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial. Perlakuan terdiri dari tiga tingkat suhu, yaitu S1 (40 C), S2 (suhu kamar) dan S3 (370C) dan dua tingkat kadar garam yaitu G1 (tanpa garam) dan G2 (9%); dan dua tingkat pH yaitu pH 3 dan pH 6 sehingga terdapat 12 kombinasi perlakuan. Masing-masing perlakuan tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan penambahan NaCl sebanyak 9% dan pH aal media 3 menimbulkan stress pada pertumbuhan Streptococcus lactis. Streptococcus lactis secara fenotip lebih lentur terhadap perubahan suhu dibandingkan dengan terhadap perubahan pH maupun kadar garam.

The aims of study were to know phenotypic elasticity of Streptococcus lactis on various environmental conditions. The research was conducted at Laboratory of Dairy Animal Science of Bogor Agricultural University. Factorials Completelly Randomize Design was used with three replicants. The treatment are three level of temperature S1 (40 C), S2 (room temperatur) and S3 (370C); two level of salt G1 (without salt) dan G2 (9%); and two level of pH namey pH3 and pH6. The research result show that add 9% NaCl and pH3 decreased Streptococcus lactis. Streptococcus lactis more elastic to temperature than pH and level of salt.