Abstrak RSS

Oxoferin Irrigation

Oxoferin Irrigation
Ismono Darmadji
Unpad
Indonesia
Unpad
, , ,

From 2000-2004 there were 325 patient fractures, consisted of cruris fracture 41 patients. Orthopedic trauma wounds (open cruris fractures 12 patients) with extensive soft tissue damage can be costly and time consuming to heal. This case report illustrated a positive outcome using oxoferin irrigation during debridement and after ORIF open cruris fracture grade 1- 3a on wound incision and surrounding plate-screws, to prevent a non-healing fractures and dehisced incision. The primary goal of using oxoferin irrigation was no infection of soft tissues and end result was the union fracture.

Dari tahun 2000 sampai 2004 terdapat 325 penderita patah tulang, di antaranya 41 penderita dengan patah tulang kering (cruris). Luka pada trauma orthopaedi (12 penderita fraktur cruris terbuka) dengan kerusakan jaringan lunak yang luas, akan memerlukan biaya lebih mahal dan memerlukan lebih waktu untuk penyembuhan. Case report ini menjelaskan hasil akhir yang baik dengan menggunakan irrigasi oxoferin seputar plate-screw dan luka operasi saat dilakukan debridemen dan pasca ORIF fraktur cruris terbuka grade 1-3a, dalam usaha pencegahan kegagalan penyembuhan fraktur dan luka operasi terbuka kembali. Tujuan utama penggunaan oxoferin irigasi ini adalah agar tidak terjadi infeksi jaringan lunak, dan hasil akhir berupa pertautan fraktur.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi : http://www.lppm.unpad.ac.id