Abstrak RSS

Perbandingan Sistem Bakuhan Dan Sistem Sewa Tanah Raffles Di Pulau Jawa Pada Tahun 1811-1830

Perbandingan Sistem Bakuhan Dan Sistem Sewa Tanah Raffles Di Pulau Jawa Pada Tahun 1811-1830
Amaliatun Saleha
Unpad
Indonesia
Unpad
, , , , , , , ,
pdf

Zaman yang dianggap berpengaruh dalam pembentukan karakteristik bangsa Jepang saat ini adalah zaman Edo atau sering disebut juga zaman Tokugawa (1603-1867).Salah satu ciri khas dari feodalisme Tokugawa adalah sistem bakuhan. Sistem ini merupakan kebijakan yang dikeluarkan Tokugawa untuk mempertahankan kekuasaan pemerintahan shogun (kaum samurai) dan mengontrol daimyo (pengelola tanah). Pada zaman Tokugawa, di Indonesia pun, khususnya di Jawa, terdapat sistem sewa tanah (landelijk stelsel) yang dicetuskan oleh Gubernur Raffles yang berasal dari Inggris (1811-1816). Sistem sewa tanah ini terus dilakukan pemerintahan kolonial Belanda hingga tahun 1830. Dalam makalah ini akan dibandingkan sistem bakuhan pada zaman Tokugawa dengan sistem sewa tanah di pulau Jawa yang dicetuskan oleh Letnan Gubernur Raffles. Sistem bakuhan memberikan dampak yang positif bagi pemerintah, tetapi memberikan dampak yang negatif bagi daerah (han) dan petani, sedangkan sistem sewa tanah, pada awalnya dibuat oleh Raffles untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya para petani.

The period is considered to be influential in forming the characteristics of the Japanese people today, is often called the Edo or Tokugawa period (1603-1867). One characteristic of the Tokugawa feudalism is “bakuhan” system. This system is a policy issued by the Tokugawa shogunate government (the samurai) to retain power and control the daimyo (land lords). In the Tokugawa period, in Indonesia, especially Java, there is a system of land rent (landelijk stelsel), which was created by the Governor Raffles who came from England (1811-1816). This system of land rent continues to be the Dutch colonial rule until 1830. This paper will compare “bakuhan” system in the Tokugawa period with land rent system in Java that is ruled by Governor Raffles. Bakuhan system has a positive impact for the government, but a negative impact for the region (han) and farmers, while the land rent system by Governor Raffles, was originally made to improve people’s welfare, especially farmers.