Abstrak RSS

Pendataan Penyusunan Data Base Kelembagaan Peternakan Di Jawa Barat Pasca Otonomi Daerah

Pendataan Penyusunan Data Base Kelembagaan Peternakan Di Jawa Barat Pasca Otonomi Daerah
Sri Rahayu, Sondi Kuswaryan, Achmad Firman, Cecep Firmansyah, Anita Fitriani
Unpad
Indonesia
Unpad
, ,

Pembangunan peternakan seperti termuat dalam tujuan pertama pembangunan peternakan yaitu meningkatnya mutu dan peran Sumber Daya Manusia (SDM) peternakan dalam memfasilitasi pembangunan peternakan. Begitu pentingnya peran SDM sebagai salah satu komponen pembangunan peternakan, maka kebijakan pembangunan peternakan harus dapat mengantisipasi berbagai permasalahan yang muncul terkait hal tersebut. Untuk dapat merumuskan kebijakan yang tepat, perlu didukung oleh data yang tepat/akurat, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan, termasuk data kelembagaan kelompok peternak khususnya kelompok peternak yang bergerak pada tingkat budidaya (on-farm), sarana produksi/input (off-farm hulu) maupun agroindustri (off-farm hilir).Keberadaan data dan informasi tentang kelembagaan kelompok peternak masih relatif terbatas sehingga data tersebut belum sepenuhnya mampu mendukung pengembangan peternakan termasuk kelembagaan secara strategis. Data dan informasi merupakan sumber utama untuk mengetahui maju dan mudurnya suatu kegiatan. Permasalahan lain mengenai data statistik ini adalah dalam hal akurasi yang sering dipertanyakan, sehingga diperlukan kejelian dalam menggunakannya. Dalam kasus-kasus tertentu, data kelembagaan kelompok peternak atau yang terkait dengan komponen tenaga kerja di bidang peternakan tidak bersifat statis, melainkan dinamis mengikuti situasi perkembangan usaha peternakan sehingga diperlukan data dan informasi yang terus di update agar dinamika kelembagaan kelompok peternak tersebut dapat terus dipantau. Selama ini, kelembangaan peternak hanya dipandang sebagai suatu objek (target groups) untuk melaksanakan suatu kegiatan atau program dari berbagai institusi, baik pemerintah, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat, ataupun institusi lainnya. Biasanya, kegiatan atau program yang dilaksanakan oleh institusi-instusi tersebut lebih bersifat sentraloistik atau top down dan seragam. Kegiatan yang sentralistik tersebut menyebabkan kreativitas lokal tidak dapat muncul karena telah dirancangnya kegiatan tersebut sedemikian rupa. Di samping itu, belum tentu program atau kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan kelompok pada khususnya dan peningkatan kesejahteraan peternak pada umumnya. Berdasarkan hal tersebut di atas, penyusunan database kelembagaan kelompok peternak bertujuan untuk membentuk sistem informasi kelembagaan kelompok peternak di Jawa Barat dengan data yang didapat dari hasil pengumpulan dan analisa dari lapangan. Melalui kegiatan penyusunan database ini diharapkan diperoleh data kelembagaan kelompok peternak yang valid sehingga dapat dijadikan dasar bagi pengembangan peternakan, baik bagi penyusun kebijakan publik (pemerintah) maupun stakeholder lainnya yang terkait. Selanjutnya data tersebut dapat disusun kedalam suatu sitem informasi kelembagaan, sehingga dapat di update setiap saat oleh pihak yang berkompeten dan menghasilkan data series yang dinamis.

Download: pdf