Abstrak RSS

Peluang Dan Tantangan Sekuritisasi Tagihan Kredit Kepemilikan Rumah Dengan Jaminan Hak Tanggungan Dalam Menunujang Pembangunan Nasional

Peluang Dan Tantangan Sekuritisasi Tagihan Kredit Kepemilikan Rumah Dengan Jaminan Hak Tanggungan Dalam Menunujang Pembangunan Nasional
Dr. Tarsisius Murwadji, S.H., M.H.
Unpad, Disampaikan dalam Seminar Nasional Diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Langlangbuana pada tanggal 17 Oktober 2014 di Wisma Buana Universitas Langlangbuana Bandung
Indonesia
Unpad, Disampaikan dalam Seminar Nasional Diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Langlangbuana pada tanggal 17 Oktober 2014 di Wisma Buana Universitas Langlangbuana Bandung
,

Metode analisis yang diterapkan oleh penyaji adalah metode yuridis normatif, artinya yang dianalisis adalah data sekunder berupa peraturan-peraturan tertulis. Penyaji mempergunakan sumber penulisannya dibatasi hanya menyangkut peraturan-peraturan, baik dalam Undang-undang Perbankan maupun Peraturan dan Surat Edaran Bank Indonesia dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK). Penggunaan metode yuridis normatif, ini sengaja penyaji pilih untuk menjelaskan aspek-aspek hukum dari pembiayaan sekunder melalui sekuritisasi tagihan kredit sehingga para peserta seminar bisa lebih memahami tentang bank, kebijakan bank, permasalahan pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dan masalah-masalah perlindungan nasabah KPR yang berkaitan dengan pengalihan tagihannya. Dengan metode yuridis normatif, penyaji ingin mengedepankan aspek kepastian hukum dari pembiayaan sekunder bank melalui sekuritisasi tagihan kredit bank termasuk perlidungan hukum bagi nasabah KPR yang tagihannya dialihkan ke lembaga keuangan lain.

Download: .PDF